TUGAS 3 : Perekonomian Indonesia
A. Pengertian Kemiskinan
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi
ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat
berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh
kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar ataupun sulitnya akses terhadap
pendidikan dan pekerjaan.
B. Faktor-Faktor Kemiskinan
Kemiskinan itu tidak terjadi begitu
saja, melainkan memiliki faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kemiskinan.
Adapun faktor-faktor penyebab terjadinya kemiskinan sebagai berikut:
1) Merosotnya
Standar Perkembangan Pendapatan Perkapita secara Global
Standar per kapita bergerak seimbang dengan produktivitas
yang ada pada suatu sistem. Jikalau produktivitas berangsur meningkat maka
pendapatan per kapita pun akan naik. Begitu pula sebaliknya, seandainya
produktivitas menyusut maka pendapatan per kapita akan turun beriringan.
Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi kemerosotan standar perkembangan
pendapatan per kapita:
a. Naiknya
standar perkembangan suatu daerah
b. Politik
ekonomi yang tidak sehat
c. Faktor-faktor
luar negeri, diantaranya:
·
Rusaknya syarat-syaray perdagangan
·
Beban hutang
·
Kurangnya bantuan luar negeri dan terjadi
perang
2) Menurunnya
Etos Kerja dan Produktivitas Masyarakat
Faktor ini sangat penting dalam pengaruhnya terhadap
kemiskinan. Oleh karena itu, untuk menaikan etos kerja dan produktivitas
masyarakat harus didukung dengan SDA dan SDM yang bagus, serta jaminan
kesehatan dan pendidikan yang bisa dipertanggung jawabkan dengan maksimal.
3) Biaya
Kehidupan yang Tinggi
Melonjak tingginya biaya kehidupan di suatu daerah adalah
akibat dari tidak adanya keseimbangan pendapatan atau gaji masyarakat. Tentunya
kemiskinan adalah konsekuensi logis dari realita tersebut. Hal ini bisa
disebabkan karena kurangnya tenaga kerja ahli dan banyaknya pengangguran.
4) Pembagian
Subsidi Income Pemerintah yang Kurang Merata
Hal ini selain menyulitkan akan terpenuhinya kebutuhan
pokok dan jaminan keamanan untuk para warga miskin, secara tidak langsung
mematikan sumber pemasukan warga bahkan di sisi lain rakyat miskin masih
terbebani oleh pajak negara.
5) Tingkat
Pendidikan yang Rendah
Rendahnya kualitas penduduk merupakan salah satu penyebab
kemiskinan di suatu negara. ini disebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan dan
tingkat pengetahuan tenaga kerja untuk adanya perkembangan ekonomi terutama
industri. Dibutuhkan lebih banyak tenaga kerja yang mempunyai skill.
C.
Indonesia
Menggunakan Indikator Absolut
Untuk menanggulangi kemiskinan di
Indonesia pemerintah menggunakan indikator absolut. Dengan pendekatan tersebut
dapat digunakan untuk menilai efek dari kebijakan anti kemiskinan antar waktu
atau perkiraan dampak suatu proyek terhadap kemiskinan. Pendekatan ini juga
digunakan oleh Bank Dunia untuk dapat membandingkan angka kemiskinan antar
negara, memudahkan dalam menentukan kemana dana bantuan akan disalurkan dan
kemajuan yang dicapai. Selain itu indikator absolut lebih banyak digunakan oleh
pemerintah dalam upaya penanggulangan kemiskinan pada berbagai sektor pelayanan
publik, misalnya di bidang pangan, kesehatan, pendidikan dan perumahan.
D.
Hubungan
Pertumbuhan Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan penduduk menjadi bagian
penting dalam pertumbuhan ekonomi karena terkait masalah tenaga kerja dan
pengangguran. Dimana pertumbuhan penduduk tidak sesuai dengan jumlah lapangan
pekerjaan. Penduduk yang berpendidikan rendah susah untuk mencari pekerjaan
sehingga mengakibatkan banyaknya pengangguran. Pengangguran dapat berdampak negatif
pada pertumbuhan ekonomi negara, karena pendapatan nasional yang berasal dari
sektor pajak berkurang. Tingkat pengangguran yang tinggi menyebabkan kegiatan
perekonomian menurun sehingga pendapatan masyarakat pun akan menurun. Maka
pajak yang harus dibayar masyarakat pun akan menurun atau tidak dibayar oleh
masyarakat. Jika penerimaan pajak menurun, dana untuk kegiatan perekonomian
pemerintah akan berkurang sehingga kegiatan pembangunan pun akan menurun juga.
Untuk mengatasi hal tersebut dengan cara meningkatkan keterampilan kerja.
Apalagi saat ini sudah ada yang namanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), dimana
orang asing dapat masuk secara bebas ke Indonesia untuk mencari pekerjaan di
Indonesia dan bersaing dengan masyarakat indonesia. Dengan meningkatkan
keterampilan kerja masyarakat Indonesia dapat bersaing dengan orang asing yang
ingin bekerja di Indonesia. Lalu cara kedua yaitu dengan mendirikan pusat
latihan kerja. Rata-rata masyarakat Indonesia
memiliki mental yang lemah dan mudah pesimis, dengan mendirikan pusat latihan
kerja akan menumbuhkan mental kuat dan perasaan percaya diri atau optimis. Cara
terakhir yaitu dengan memperluas lapangan pekerjaan atau menjadi entrepreneur.
Dengan begitu akan mengurangi kasus kurangnya lapangan pekerjaan yang
mengakibatkan banyaknya pengangguran dan kemiskinan di Indonesia.
DAFTAR
PUSTAKA
(Dilihat pada Selasa, 11
April 2017 pukul 14.00)

Komentar